Agama Manusia

Mengungkapkan pandangan-pandangan intelektual yang memaparkan Islam sebagai agama rahmatan lil alamiin dan bertujuan membawa kemaslahatan pada kehidupan manusia.

Perlukah Manusia Beragama?

Oleh Sumanto al Qurtuby

Haruskah umat manusia itu bergama atau memiliki "agama"? Jawabnya singkat: "tidak". Perlukah manusia beragama? Jawabnya gampang: "perlu tidak perlu". Artinya, perlu bagi yang memerlukan (agama) dan tidak perlu bagi yang tidak memerlukan (agama).

Tags: 

Bagaimana Mungkin Islam Akan Dihargai

Oleh Ardiyansyah

Bagaimana bisa seorang preman bertaubat kepada Allah jika yang kau ketuk bukan hatinya melainkan kepalanya?

Bagaimana seorang PSK bisa bertaubat jika yang kau ketuk badannya bukan pikirannya?

Bagaimana kau bisa membela Islam jika yang kau tampilkan pedang bukan kelembutan?

Bagaimana kau bisa menjadi wakil Islam jika kegarangan yang dimunculkan?

Bagaimana bisa Islam dihargai dunia jika teror yang ditunjukkan?

Antara Agama dan Pil Ekstasi

Oleh Sumanto al Qurtuby Dalam beberapa hal, agama itu mirip pil ekstasi. Keduanya bisa membuat "mabuk" dan "terbang" orang-orang yang menelannya. Sebagaimana ekstasi atau "pil koplo" ini, agama juga mampu membuat para pemeluk fanatiknya kehilangan nalar-pikiran waras. Beragama, jika tidak diiringi dengan akal sehat, memang bisa menyulap para pengikutnya menjadi "kerbau-kerbau bebal" persis seperti orang mabuk yang otaknya kosong-mlompong.

Kakek 106 tahun Masih Hafal Alquran

Kakek ini berusia 106 tahun. Hafal quran sejak usia 18 tahun. Beliau lahir di Afghanistan dan pindah ke Australia, beliau adalah Qari yang membaca al Qur’an saat peresmian kedutaan Afghanistan di Australia. Saat bertemu di Sydney minggu lalu, cucu-cucunya memberitahukan bahwa beliau masih hafal keseluruhan al Quran dan masih dhowam baca quran 5-7 juz perharinya. Hingga detik ini mata, gigi, kaki, tangan dan tubuh beliau masih sempurna. Subhanallah... sungguh jam-jam yang penuh berkah, bertemu mata yang dikeseluruhan hidupnya terkonsentrasi pada al Qur’an yang penuh berkah.

Rasulullah Wafat Diracun Orang Yahudi

RASULULLAH shallallahu 'alaihi wasallam sendiri yang menyampaikan kepada Ummul Mukminin Aisyah tentang penyebab sakitnya,

Wahai Aisyah, aku masih merasakan sakitnya makanan yang aku makan di Khaibar. Dan sekarang aku rasakan putusnya urat nadiku karena racun tersebut. (ar-Rahiq al-Makhtum, h. 465, MS)

Racun yang dimaksud Rasulullah adalah racun pada daging kambing yang dibubuhkan oleh Zainab binti al-Harits, istri salah seorang tokoh Yahudi Sallam bin Misykam.

Kasus Zulfa, Cermin Intoleransi Akut

SEMARANG (PIYUNGANONLINE) - Zulfa Nur Rahman, 17 tahun, Penghayat Kepercayaan yang bersekolah di SMK Negeri 7 Semarang memilih dirinya tidak naik kelas ketimbang terpaksa praktik salat dalam mata pelajaran Agama Islam.

Zulfa adalah seorang anak pengikut penghayat kepercayaan Tuhan Yang Maha Esa. Status Zulfa pada kolom agama dalam Kartu Keluarga diisi kosong (-). Ayahnya bernama Taswidi dan ibunya Susilowati.

ISIS Tidak Melakukan Jihad, Inilah Jihad Yang Benar Menurut Nabi

Latar belakang saya menulis artikel ini adalah sebagai bentuk rasa prihatin saya terhadap semakin maraknya gerakan-gerakan jihadis palsu, yang dengan aksi-aksi “patriotik” dan hate speech mereka telah banyak menginspirasi masyarakat awam di Indonesia yang memiliki fanatisme tinggi terhadap Islam, namun dangkal dalam hal pengetahuan agama dan miskin referensi mengenai role model yang patut mereka contoh untuk meningkatkan keislaman mereka.

Terobosan di Cilacap: Pelajaran Agama Lokal di Sekolah

Cilacap (PiyunganOnline) – Enam sekolah di Cilacap, Jawa Tengah akan membuka kelas pendidikan Penghayat Kepercayaan Terhadap Tuhan YME mulai tahun ajaran baru 2016-2017. Sekretaris Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia (MLKI) Kabupaten Cilacap, Muslam Hadiwijaya mengatakan tiga sekolah yang akan membuka kelas penganut kepercayaan berada di Kecamatan Sidareja dan Wanareja. Sedangkan SMAN 1 Cilacap, SMK Yos Sudarso, Jeruklegi dan SMPN 1 Jeruklegi sudah membuka kelas penganut kepercayaan.
Pendidikan kepercayaan terhadap Tuhan YME ini akan diajar 10 guru pengajar kepercayaan.

Sejarah Pengharaman Babi di Timur Tengah

Oleh Sumanto al Qurtuby

"Kuliah Virtual" ini melanjutkan postinganku yang sempat tertunda tentang asal-usul pengharaman babi dalam tradisi Yahudi kuno atau Bangsa Israel Alkitab (Israelite). Tradisi pengharaman atau pengtabuan babi oleh kaum Israelite ini--seperti termaktub dalam berbagai ayat dalam Kitab Suci mereka--kemudian dilanjutkan oleh Islam seperti dengan tegas disebutkan dalam Al-Qur'an.

Pages