Kabar Dunia

Berita manca negara.

Perancis Tutup Masjid Yang Jadi Tempat Mengkhutbahkan Kebencian

PARIS (PIYUNGANONLINE) - Beberapa masjid yang diduga sebagai tempat mendidik "radikalisasi Islamis" ditutup oleh Kepolisian Perancis.  Sebagaimana dilansir Reuters, Kamis (3/12/2015), Menteri Dalam Negeri Prancis Bernard Cazeneuve menyatakan otoritas Prancis telah menutup dua masjid pada pekan terkahir ini.

Belajarlah dari Suriah, Jangan Biarkan Radikalisme Agama Berkembang!

PIYUNGANONLINE - Suriah, di era sebelum meletus perang seperti saat ini, adalah negeri yang damai dan indah. Seorang warga negara Indonesia (WNI) di Damaskus, Saief Alemdar menjelaskan, bahwa dulu, keadaan kota-kota yang dulu aman sejahtera penuh dengan aktivitas warga.

“Dulu, sebelum ada pemberontak, perjalanan paling indah adalah naik bus dari Damaskus ke Aleppo melewati Homs dan Hama. Semuanya ditempuh (hanya) 5 jam, dan pastinya singgah di Danau Ashi, menikmati makanan Homs,” demikian tulisnya.

Ramzan Kadirov Kecam Turki Yang Dukung Wahabi dan Terorisme

PIYUNGANONLINE - Presiden Chechnya Ramzan Akhmadovich Kadyrov memang terkenal dengan pernyataan-pernyataan kerasnya terhadap Turki pasca ditembaknya Jet Tempur SU-24 Rusia oleh F-16 Turki.

Dalam salah satu berita yang dipublish Russian Politics & Society, ia menjawab tuduhan para pendukung Turki yang menyebutnya sebagai "Pembela Kafir". Ia juga membantah pernyataan para pendukung Erdogan yang menyebut Turki selalu menyediakan pertolongan kepada Chechnya.

Paus Fransiskus: Kristen dan Muslim Bersaudara, Jauhi Kebencian dan Kekerasan

BANGUI (PIYUNGANONLINE) - Kristen dan Muslim bersaudara dan kedua umat itu perlu menjauh dari kebencian dan kekerasan.  Demikian disampaikan Paus Fransiskus ketika berkunjung ke masjid utama di ibu kota Republik Afrika Tengah, Bangui.

"Kristen dan Muslim saudara," kata Paus dalam pidatonya di masjid Koudoukou di distrik PK5, wilayah paling berbahaya dari kunjungan 24 jamnya ke negara dilanda perang tersebut.

Putin Marah Pada Turki Karena Tembak Pesawat Rusia Yang Sedang Serang ISIS

JAKARTA (PIYUNGANONLINE) - Negeri pujaan para kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS), yaitu Turki, sedang dalam situasi problematik.  Perkaranya, mereka telah menembak pesawat Sukhoi milik Rusia, Su-24, sekitar 1 km dari perbatasan Turki.  Padahal pesawat itu sedang menjalankan missi melawan ISIS.  Tindakan ini membuat Presiden Rusia, Vladimir Putin marah.

"Dalam kasus apa pun, pilot pesawat kami tidak mengancam wilayah Turki. Hal ini cukup jelas," kata Putin seperti dikutip dari BBC Rabu (25/11/2015).

Presiden Jokowi Bertemu PM Shinzo Abe, Kerjasama Indonesia-Jepang Makin Erat

JAKARTA (PIYUNGANONLINE) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali bertemu Perdana Menteri Shinzo Abe di Ruang Pertemuan KLCC, Kuala Lumpur Malaysia, Minggu (22/11).  Pertemuan kali ini menelurkan berbagai kesepakatan kerjasama yang sangat strategis antara Indonesia dan Jepang.

“Senang sekali bertemu PM Shinzo Abe setelah pertemuan di Jepang pada bulan April dan kemarin minggu yang lalu di Turki,” kata Presiden Jokowi.

Indonesia, Negeri Tujuan Para Pecinta Yoga Dunia

JAKARTA (PIYUNGANONLINE) - Indonesia ternyata merupakan salah satu tujuan negara tujuan utama bagi pecinta Yoga dunia. Namaste Festival 2015, ditujukan untuk mengukuhkan citra ini.

"Yoga di Indonesia cukup signifikan," kata salah satu pendiri Namaste Festival Ine Noor saat jumpa pers di Jakarta, Kamis.

Indonesia, khususnya Bali, memiliki daya tarik seperti keindahan alam bagi guru maupun yoga untuk saling berbagi informasi.

Surat Terbuka Untuk Teroris Paris: Kamu Tak Akan Merasakan Kebencianku!

Sebuah surat yang menyentuh hati, ditulis seorang pria yang istrinya turut terbunuh dalam serangan teroris di Bataclan.  Surat itu ditujukan kepada sang pembunuh.

Antoine Leiris, suami dari Helen Muyal-Leiris (35) yang tewas dalam serangan berdarah itu, menyatakan bahwa dia dan bayi laki-lakinya tidak akan pernah takut terhadap teroris.

Raja Abdullah: Bersatulah Umat Islam dan Kristen Hadapi ISIS!

AMMAN (PIYUNGANONLINE) - Raja Yordania, Abdullah, konsisten melawan kelompok teror ISIS. Operasi militer ini dilakukan demi membalas dendam atas kematian tragis seorang pilot asal negaranya Moaz al-Kasasbeh di tangan organisasi radikal. Juga untuk mencegah angkara kelompok yang mengklaim diri sebagai Daulah Islamiyah. 

ISIS Akui Sebagai Pelaku Teror Paris

JAKARTA (PIYUNGANONLINE) - Pelaku teror Paris terungkap.  Dalam siaran pers secara online, kelompok militan Islamic State (IS) mengklaim bertanggung jawab atas teror yang berlangsung Jumat (14/11).

"Delapan saudara membawa sabuk peledak dan senapan serbu yang sudah ditargetkan ditempat yang sudah dipilih dengan cermat," kata pernyataan tersebut.

"Setelah habis amunisi mereka, ada pemicu di ikat pinggang mereka untuk menghancurkan orang-orang kafir ini," lanjut pernyataan itu.

Tags: 

Pages