Local Wisdom

Mengungkapkan kekayaan khazanah budaya Nusantara.

Andaikan NU Pemilik Fatwa Halal Haram

Ilustrasi

Apa yang sulit bagi Nahdlatul Ulama sekarang ini dalam menguasai NKRI ?

Hampir tidak ada. Dengan umat yang diperkirakan berjumlah 50 juta orang ( bahkan ada yang mengatakan 80 juta ), NU bisa melakukan apa saja, termasuk makar.

Dalam bidang ekonomi, NU sangat mungkin merebut "pasar" MUI dalam mengeluarkan fatwa halal dan haram. MUI hanyalah sebuah organisasi saja, dan jika dibandingkan dengan organisasi NU bagaikan bumi dan langit.

Perang Kuning: Kesatuan Tekad Beragam Suku

Sejarah mencatat Perang Kuning antara laskar Tionghoa dan Jawa melawan Belanda di Lasem. Traveler bisa mengenang kisahnya dari monumen perjuangannya di Taman Budaya Tionghoa, TMII.

Salah satu peritiwa yang terkenal adalah perang yang terjadi di Lasem, Jawa Tengah pada tahun 1740 – 1743. Untuk mengenang kisah perjuangan Laskar Tionghoa dan Jawa yang menjadi bagian sejarah heroik Nusantara ini, dibangunlah Monumen Perjuangan Laskar Tionghoa dan Jawa Melawan VOC. Monumen ini bisa kita jumpai di Taman Budaya Tionghoa yang berada dalam kawasan Taman Mini Indonesia Indah.

Sama-sama Berbasis Bulan, Mengapa Tahun Baru Kalender Tionghoa dan Islam Beda?

Sistem penanggalan Tionghoa dan Islam sama-sama menggunakan bulan sebagai dasar perhitungannya. Namun, tahun baru kedua sistem penanggalan itu ternyata jatuh pada waktu yang jauh berbeda.

Jika Tahun Baru Imlek tahun 2016 jatuh pada Senin (8/2/2016) ini, Tahun Baru Islam atau Hijriah baru akan jatuh pada 2 Oktober 2016 mendatang.

Beberapa mungkin sekadar menjawab bahwa itu terjadi karena perbedaan titik tolak antara dua sistem penanggalan tersebut.

Islam Paling dikagumi Adalah Islamnya Indonesia

Ilustrasi

Agama Islam dibawa oleh Nabi Muhammad Saw. di kota Mekkah. Beliau diangkat menjadi Nabi pada tahun 611 M, dan pada tahun 623 M beliau melakukan hijrah ke kota Madinah. Kemudian pada tahun 633 M beliau wafat. Permulaan tahun 700 sampai 750 M merupakan masa-masa perkembangan agama Islam yang disebarkan oleh para sahabat Nabi.

Makna Filosofis Lagu Cublak-Cublak Suweng

Ilustrasi

Sunan Giri memang seorang ulama sekaligus budayawan yang sangat hebat. Dakwahnya tidak memaksa namun justru menjadikan rasa untuk hanyut didalamnya. Metode ini ternyata sangat ampuh untuk menjadikan daya tarik orang-orang jawa awam terhadap islam. Melalui seni budaya yang berupa gamelan, tembang, ataupun karya sastra lainnya menjadikan Sunan Giri sebagai sosok yang dikagumi hingga kini. Salah satu karyanya adalah Cublak-cublak suweng yang ternyata mengandung makna yang dalam.

Bagaimana Jubah Yang Sesuai Sunah Nabi?

Ilustrasi

Mengikuti "Sunah Nabi"? Alasan yang sering saya dengar & baca dari sejumlah kelompok Islam yang hobi memakai jubah adal dalam rangka untuk mengikuti "Sunah Nabi". Emang sih, Kanjeng Nabi Muhammad SAW dulu memakai jubah karena memang itu pakaian beliau & orang-orang Arab lain, termasuk preman Abu Jahal & Abu Lahab.

Kalau beliau orang Jawa ya lain lagi pakaiannya. Pakai blankon kali beliau. Tetapi seperti apakah sebetulnya jubah yang dipakai Kanjeng Nabi itu? Desainnya, coraknya, ukurannya, bahannya...

Festival Barong Akan Digelar di Bali

DENPASAR (PIYUNGANONLINE) - Festival seni budaya unik akan digelar di Bali. Festival ini dilabeli Festival Barong 2016 dan akan digelar di Taman Budaya Denpasar, 22 hingga 23 Januari.  Tujuannya adalah mendukung barong ket, salah satu tarian di Bali yang telah diakui sebagai warisan budaya tak benda dunia oleh UNESCO.

"Peserta sebanyak 54 peserta yang terdiri atas 19 penari barong buntut dan 35 penari barong ket," kata Bagus Mantra dari Pregina Art & Showbiz Bali di Denpasar, Minggu.

Gotong Royong dan Gugur Gunung

Bung Karno, presiden pertama RI, bicara tentang nilai gotong royong – sebuah bentuk kerjasama tim yang telah menjadi local wisdom di Nusantara.  Ia menyatakan, “Gotong royong adalah pem-bantingan tulang bersama, pemerasan keringat bersama, perjuangan bantu membantu bersama.  Amal buat kepentingan semua, keringat buat kebahagiaan semua.  Holopis-kuntul-baris buat kepentingan bersama!”

Gotong royong, merupakan suatu frase dari bahasa Jawa yaitu ngotong yang berarti membawa sesuatu secara bersama-sama dan royong berarti bersama-sama atau barengan.   Dimengerti secara 

Estetika Orang Jawa

PIYUNGANONLINE - Kehidupan manusia Jawa tak bisa dilepaskan dari perkara yang serba artistik, mulai dari arsitektur rumah, kegemaran pada seni tari, tembang, keris, ukiran, dan berbagai perkara artistik lainnya.  Orang Jawa masa lalu bahkan melakukan tindakan artistik ketika bercocok tanam ataupun beternak hewan.  Untuk membuat tanaman subur atau mengusir hama, orang Jawa masa lalu melantunkan tembang.  Demikian pula kepada binatang-binatang yang dipelihara.  Bagi manusia Jawa, tak ada momen tanpa tindakan artistik.

Museum Usadha Koleksi Lebih Dari 200 Tanaman Obat

KLUNGKUNG (PIYUNGANONLINE) - Museum Usadha yang berdiri di kawasan Banjarangkan, Klungkung, Bali mengukuhkan keberadaannya sebagai pelopor pelestarian tanaman obat untuk jamu.

"Museum Usadha ini sudah lama direncanakan karena saya memang suka tanaman dan mengoleksi lebih dari 200 ramuan obat tradisional. Sejak tahun 1990-an, saya mulai mengumpulkan tanaman obat sebagai bahan baku dan akhirnya museum diresmikan pada tahun 2013," kata pendiri Museum Usadha Indrawati Gunarsa di Semarapura, Senin (4/1/2016)

Pages