Pilihan

Berita pilihan untuk dimasukkan slideshow

Peristiwa Persekusi Rasial di Jonggol Padahal MERAMPOK?

 

PiyunganOnline.co - Beberapa waktu lalu, beredar sebuah pesan berantai menyebar melalui Whatsapp terkait warga bernama Sim Tek Sun alias Sulaiman. Dalam pesan itu disebutkan adanya perampokan yang menimpa Sulaiman pada 24 Desember 2017, lalu. Semua barang milik korban dibawa pelaku termasuk peralatan makan.

Kaleidoskop 2017: Tahun Keprihatinan Beragama

Tahun 2017 segera akan lewat. Tahun ketiga pemerintahan Joko Widodo yang mulai menunjukkan hasil kerja fisiknya, namun bagi saya dan banyak Muslim lain di negeri ini terasa sebagai tahun yang menyesakkan, penuh gejolak, ujian, dan sekaligus bahan untuk merenung.

Pemerintah China Melarang nama Jokowi Jadi Viral di China

Ketika putra Jokowi menikah, berita pernikahannya diliput oleh TV China. Pembawa acara hanya mengatakan, "Seorang presiden dari 250 juta rakyat , acara pernikahan putranya sepert keluarga pedagang kelontong di kecamatan China. Sangat sederhana.

Mengapa kalian yang hanya rakyat ingin hidup bermewahan?"

Tujuan berita itu tak lain bagian dari propaganda Pemerintah China kepada rakyatnya agar mereka tidak bermewah mewah hidup, khususnya menghamburkan uang untuk acara pernikahan.

Sweeping dan Persekusi Adalah Agenda Rutin FPI Jika Tidak Ada Order Demo

Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota menangkap tiga anggota ormas radikal Front Pembela Islam (FPI) karena merazia toko obat di kawasan Pondok Gede, Bekasi, Rabu, 27 Desember 2017.

Felix Siaw Makin Hari Makin Kurang Ajar Karena Merasa Paling Islami

Si Felix makin hari sombongnya makin kurang ajar. Seolah-olah yang berdakwah itu cuma dia. Pengikut Rasul cuma dia. Yang paling Islam cuma dia. Merasa cara berdakwahnya paling benar.

Padahal ada ribuan ulama di negeri ini berdakwah tanpa halangan. Tak sedikit yang difasilitasi oleh pemerintah. Ada begitu banyak titik-titik pengajian tiap hari, lancar-lancar saja. Suara adzan masih terdengar 5 kali sehari di semua sudut negeri. Sekolah-sekolah Islam selain pondok pesantren ada dimana-mana.

Jokowi, Sebuah Plihan Perjuangan Moral

Pernah satu waktu teman saya berkata bahwa dia ada kerjasama dengan NU untuk memanfaatkan keunggulan tekhnologi produknya yang bisa dimanfaatkan oleh komunitas NU. Dengan penuh percaya diri pengurus NU mengatakan sanggup menarik puluhan juta warga NU dalam kerjasama tersebut. Terbayang uang akan masuk. Segala persiapan menuju kerjasama itu di lakukan, tentu dengan ongkos yang tidak murah. Tapi apa hasilnya ? Warga NU yang terlibat tidak lebih 1 % dari yang diharapkan. Ketika Amin Rais begitu PeDe nya menjadikan Muhammadiah sebagai matahari PAN, saya juga tersenyum ketika itu.

Pilhan karena Akhlak

Gubernur itu punya anggaran 16 alias anggaran bablas. Mengapa disebut begitu. Itu anggaran biaya penunjang operasional ( BPO). Anggaran ini bebas digunakan oleh Gubernur tanpa ada aturan yang mengikat. Artinya kalau dia pakai untuk pribadinya, itu hak dia.. Contuh gubernur DKI dan Wakilnya, mendapat jatah anggaran sebesar Rp. 4,5 miliar sebulan. Dimana gubernur berhak mendapat Rp 2.100.000.000 dan wakil gubernur berhak mendapat Rp 1.400.000.000 ,dan sisanya di pegang oleh oleh pembantu bendahara. Kalau dikalikan setahun maka yang diterima Gubernur dan wakilnya sebesar Rp 54 miliar.

Memecah Belah Umat Islam Indonesia Itu Tugas Felix Siauw

Pagi ini saya betul2 kaget membaca posting Ustadz Felix Siauw (UFS). Ustadz, anda boleh saja meyakini satu hal, tp memprovokasi umat dengan disinformasi seperti itu, buat saya sudah sangat offside.

Saya sama sekali ga keberatan kalau anda berpendapat bahwa haram mengucapkan natal. Silakan. Tapi ga perlu anda dramatisir bahwa ketidaksetujuan atas opini anda itu sebagai de-Islamisasi.

Ustads Abdul Somad Gagal Mengislamkan Hongkong

Setelah mendapat penolakan di Bali, serta dilaporkan ke polisi atas dugaan menyebarkan ujaran kebencian, kali ini Ustad Abdul Somad kembali dipermalukan setelah diusir ketika mencoba masuk ke Hongkong setibanya di bandara, Sabtu 23 Desember 2017, sore.

Surah Al-Kafirun Mengucapkan NATAL Itu Menyembah Yesus

Geli rasanya membaca debat kusir di grup2 tentang hukum muslim mengucapkan selamat hari Natal. Yang paling lucu adalah ketika banyak yang mengeluarkan surah Al Kafirun sebagai dalil untuk mengharamkan, "Untukmu agamamu, untukku agamaku" dan "Aku tidak menyembah apa yang kamu sembah, dan kamu bukan penyembah apa yang aku sembah.".

Pages