Anies Baswedan, Stop Bicara Yang Tidak Penting

“Pesan saya kepada Gubernur,

Stop bicara yang tidak penting. Ayo fokus benahi Jakarta yang kini kembali rawan banjir di mana-mana.

Apalagi Cuaca ekstrem dan Curah hujan tinggi ini semakin meningkat sampai Februari 2018. Artinya, Gubernur dan Wagub DKI harus lebih tegas melakukan antisipasi banjir.

Kalau pimpinan tidak tegas, maka SKPD akan malas-malasan dan banjir kembali jadi langganan lagi bagi warga DKI.

Saya kaget sekaligus prihatin melihat Jalan Protokol Banjir dan Dukuh Atas kelelep sampai satu meter, kejadian ini harus menjadi cambuk bagi gubernur dan jajarannya.

Seharusnya, orang nomor satu di ibukota, lebih sigap.

Saya juga berpesan, jangan terus menerus saling menyalahkan dan mencari Kambing hitam, tapi kerja nyata.

Jangan menyalahkan proyek MRT dan LRT menjadi penyebab banjir. Saya gak bisa terima alasan klise seperti itu. Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air dapat anggaran Rp 1,5 triliun, tapi kok Jakarta kembali banjir?

Anggaran tahun depan besar, jangan sampai kejadian kelam Jakarta Banjir Jilid 2 lebih besar dari kemarin terulang.

Sedih bos, lihat Ibukota jadi begini. Mau ditaruh di mana muka ini? Malu kita..

Apalagi tahun depan ada Asian Games."

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi meminta Gubernur AB agar berhenti melakukan Sandiwara dan Pencitraan di depan publik soal banjir.

Kategori: