Felix Siaw Makin Hari Makin Kurang Ajar Karena Merasa Paling Islami

Si Felix makin hari sombongnya makin kurang ajar. Seolah-olah yang berdakwah itu cuma dia. Pengikut Rasul cuma dia. Yang paling Islam cuma dia. Merasa cara berdakwahnya paling benar.

Padahal ada ribuan ulama di negeri ini berdakwah tanpa halangan. Tak sedikit yang difasilitasi oleh pemerintah. Ada begitu banyak titik-titik pengajian tiap hari, lancar-lancar saja. Suara adzan masih terdengar 5 kali sehari di semua sudut negeri. Sekolah-sekolah Islam selain pondok pesantren ada dimana-mana.

Lalu dengan entenganya menuduh penguasa ini dzalim, anti dakwah, anti Islam. Bahkan menyamakannya dengan Abu Jahal, Abu Lahab, sampai Fir'aun. Bedebah!

Sejak ormas tempat dia dicuci otaknya HTI dibubarkan, Felix tampaknya mengalami kejang-kejang. Tiada hari tanpa provokasi. Tanpa henti membangun opini bahwa rezim saat ini anti Islam dan harus dilawan.

Untunglah Felix tidak hidup di negerinya Mr. Erdogan atau Raja Salman, dimana Hizbut Tahrir bukan hanya dilarang, tapi orang-orangnya juga diciduk dan dijebloskan ke penjara.

Tapi jujur saya berharap besar pak Jokowi mau belajar kepada Erdogan yang lebih tegas dalam menyikapi kelompok radikal seperti HTI ini. Demi stabilitas republik.

Salman Faris

Kategori: