Ibu Muslim Penjual Benda-benda Rohani Katolik Sudah Mengajari Arti Toleransi

INDONESIA kaya budaya serta agama. Tidak cuma hingga disana, negeri indah ini juga punya sangat banyak bhs yg dipakai di tiap-tiap daerahnya, mempunyai 17. 504 pulau buat orang-orang Indonesia toleransinya tinggi bakal satu ketaksamaan.

Enam agama yang diakui pemerintah serta puluhan keyakinan yang lain mengharuskan warga Indonesia mempunyai tenggang rasa yang tinggi. Tidak cuma miliki toleransi yang terucap melalui lidah, seorang ibu di Ambarawa telah 20 th. jual benda-benda rohani yang menjadi fasilitas berdoa umat Katolik.

Merupakan Inne Nathalia, seorang netizen, seperti ditulis Bintang. com, menuliskan cerita mengharukan ini di laman facebooknya. Ia menorehkan perasaan damai di account media sosialnya pada 2 Januari 2016. Inne mengenalkan Ibu Rina, seorang Muslim yang berjualan Rosario dan benda-benda

Wanita itu ceritakan kalau 20 th. telah ibu Rina berjualan. Dari pekerjaannya itu, ia telah sukses menyekolahkan anaknya hingga lulus. Anak pertamanya kini telah bekerja di Tangerang.

Inne juga bertanya terkait perasaan ibu Rina yang seorang Muslim. Dengan bijaknya ia menjawab bahwa ia sekalipun tdk keberatan melaksanakan pekerjaan itu. Ibu Rina jadi merasa suka bisa menunjang umat Katolik. Meski demikian, sekalipun tidak kelihatan keimanannya goyah. Ia masih berhijab seperti yang hendaknya dalam Islam.

Ia mencontohkan sebelum saat masuk Gua Maria Kerep, “Saya pernah juga beli bunga mawar dari seorang ibu berjilbab yang jualan di depan Gua Maria Kerep, spesial untuk mendukung umat Katolik beribadat”.

Cerita ini adalah salah satunya contoh yang sangatlah mengharukan. Rasa toleransi bikin interaksi persaudaraan jadi tambah kuat. Dengan damai di hati, Ibu Pertiwi dapat menjadi negara yang lebih baik lagi.