Ternyata Pembantaian Terbesar Dalam Sejarah Manusia Dilakukan Umat Islam

Makkah sebelum adanya islam adalah satu pusat penyembahan dewa dewi perbintangan di jahzirah arab,dengan allah, allat,uzza dan manat sebagai bagian dari 360 dewa dewi di kakbah mahkah.(QS.an-najm :19-20) (2) agama polytheisme arab(al-watsaniyah)dianut oleh mayoritas masyarakat arab saat itu.pusat polytheisme lain nya adalah taif,berjarak 100 kilo meter dari mekah,yg terkenal dengan kabah alatnya.rumah ibadah berbentuk kubus yg mirip dengan kabah mekah.seperti halnya di mekah,kabah taif juga memiliki ritual haji mengelilingi patung dewa dewi.

Pada jaman itu Yahudi dan nasrani juga menyebar luas disekitar arab,yathrib atau yg dikenal dengan madinah adalah daerah yg dibuka dan dibangun oleh yahudi dan ditempati oleh komunitas besar suku suku yahudi. sedangkan daerah yg dihuni oleh oleh populasi besar nasrani adalah najran,dekat perbatasan dengan yaman.orang2 arab di daerah najran awal nya juga polytheis( menyembah byk ilah) seperti hal nya penduduk mekah.pada masa tersebut jazirah arabia adalah medan dakwah misionaris nasrani.

Kita dapat menemukan kisah saat Abrahah dengan pasukan gajahnya hendak menggantikan polytheisme di mekah dengan nasrani,ataupun saat Abrahah berperang dengan Dhu Nawas, seorang raja Yahudi di Yaman dan kemudian menggantikannya.

Muhamad lahir dari ibu bernama Aminah dan ayah bernama Abdulah,dimana keduanya adalah penganut polytheis,itulah sebabnya Muhamad tidak pernah mendoakan kedua orang tuanya.

Ibnu lshaq juga mengisahkan saat Abdul Muttalib,kakek Muhamad meminta petunjuk dewa Hubal ketika hendak menyembelih anaknya Abdullah sebagai korban untuk allah di kakbah mekah. Abu Thalib paman, sekaligus pengasuh dan penjaga Muhamad juga seorang polytheis,dilahirkan,dibesarkan, dan di didik dalam lingkungan polytheis, bagaimana Muhamad mengenal monotheisme(tauhid)?

lbnu lshaq ,seorang sejarah islam,menyebut empat orang hanif(lurus) perintis monoteisme dimekah, mereka adalah Zaid bin Amr bin Nufail, Waraqah bin Naufal, Ubaidillah bin Jahsh,dan Ustman bin al Huwairits.diantara para hanif yg paling menonjol adalah Zaid bim Amr, yg dengan keras menentang polytheisme,karenanya dia kemudian dikucilkan oleh orang orang mekah.hanif lain. yaitu Waraqah memilih menjadi seorang nasrani.

Waraqah adalah seorang pendeta,sepupu dari Khadijah,istri pertama Muhamad.

Ubaidillah bin Jahsh pernah memeluk islam lalu murtad menjadi nasrani.

istrinya Ummu habibah binti abu sufyan.ketika menjadi janda diambil sebagai istri oleh Muhamad. Ubaidillah juga adalah kakak dari Zainab binti Jahsh,istri muhamad yg lain.sedangkan Ustman bin Al Huwairits dalam pencarian agama hanif yg benar memilih untuk menjadi nasrani.

Hisyam al Kalbi dalam kitabnya menulis. pada suatu hari Muhamad pernah menceritakan hubungannya dengan salah satu berhala kakbah,Uzza. Muhamad mengatakan:''Sungguh, pada saat itu aku memberi hadiah kepada Uzza berupa Kambing putih,aku mengikuti agama kaumku.

Tentang hal itu Ibnu lshaq dan Bukhari juga menulis:''Aku diberitahukan bahwa Rasulullah ketika berbicara tentang Zaid bin Amr bin Nufail mengatakan,''Dialah yg pertama kali menyalakanku karena menyembah berhala,dan melarangku untuk melakukan nya lagi... aku memiliki sekantong daging korban yg kami persembahkan bagi berhala yg dibawa Zaid bin Haritha,aku menawarkannya padanya (zaid bin amr).

lbnu lshaq menulis bahwa Muhamad bisa bertapa seorang diri di gua Hira setiap tahun selama sebulan untuk melakukan''tahnnuth'' yg merupakan kebiasaan ibadah arab menurut masyarakat quraisy,''tahnnuth'' berarti pengabdian agamawi.

imam muslim dalam kitab hadistsnya menulis mengenai ritual quraish untuk menyepi didalam gua, meski dengan riwayat yg berbeda. saat melakukan ritual'' tahnnanuth'' di dalam gua inilah Muhamad mendapatkan penampakan makhluk ghoib,dan makhluk tersebut menekan dada muhamad tiga kali dan memaksanya;''lqra''(bacalah).

Muhamad amat sangat ketakutan,ia berfikir ia akan menjadi gila atas hal tersebut.ia lari menuju rumahnya,saat bertemu dengan Khadijah ia berteriak''selimuti aku''selimuti aku''.kemudian Khadijah menenangkan suaminya itu.dan Muhamad menceritakan peristiwa penampakan yg baru dialaminya.

Khadijah bercerita kepada Waraqah mengenai peristiwa tersebut.pendeta Waraqah adalah orang pertama yg meyakinkan Muhamad bahwa penampakan yg ditemuinya adalah Namus

Pendeta Waraqah juga meyakinkan Muhamad mengenai wahyu kenabian yg diterima suami sepupunya itu anehnya Muhamad tidak mengenal siapa makhluk ghoib yg menjadi satu satunya perantara wahyu allah tersebut,yg kemudian hari baru diindentifikasi sebagai Jibril.

Dalam hadists disebutkan bahwa pendeta Waraqah menerjemahkan taurat dan injil kedalam bahasa arab.dalam hal spiritualitas, Khadijah juga kerap meminta nasehat kepada Waraqah.dalam sejarah tidak disebutkan apa agama Khadijah sebelumnya.

Hanya disebutkan ia seorang yg lurus(hanif) condong kepada tauhid,meski beberapa riwayat menyebut ia menyimpan patung Uzza dirumahnya, namun melihat kedekatannya dengan Waraqah,maka kemungkinan besar awalnya ia memiliki kepercayaan yg sama dengan sepupunya itu.

Khadijah memiliki pernikahan monogami ala nasrani dengan Muhamad,barulah setelah kematian Khadijah, Muhamad melakukan pernikahan dengan banyak istri.

Disinilah terlihat Muhamad dekat dengan lingkungan nasrani. Muhamad memiliki ibu asuh asal Habasyah bernama Barakat, ia dikenal dengan nama Umm Ayman (atau ibunya ayman).dan iapun seorang nasrani kedekatannya dengan lingkungan nasrani juga terlihat dari ayat ayat alquran yg banyka bercerita tentang Isa (Yesus) dalam alquran kata yg merujuk kepada Isa jumlahnya lebih banyak dari pada kata yg merujuk kepada Muhamad sendiri.

Banyak kata dalam alquran yg merupakan istilah istilah nasrani yg merupakan bahasa sarapan baik dari bahasa Yunani.Habasyah, dan sebagainya.

Kata kata seperti muslim,islam.dsb, berakar dari bahasa aram yg berasal dari injil aramaik yg diterjemahkan waraqah kedalam bahasa arab.

Neberapa tafsir menyebutkan bahwa Muhamad adalah seorang yg Ummi (buta huruf) namun dibeberapa hadist disebutkan bahwa Muhamad dapat membaca dan menulis meski dianggap buta huruf ,Muhamad tidak tuli,dan tentu dapat mendengar mengenai Taurat dan injil dari berbagai sumber.

Pendeta Waraqah dan Muhamad hidup bersama kurang lebih 15 tahun semenjak pernikahan Muhamad dan menjelang kematian Waraqah. ayat-ayat Alquran yg di terima Muhamad terhenti beberapa waktu meski merupakan orang yg pertama kali menyebut Muhamad sebagai nabi di mehkah beberapa riwayat menyatakan pendeta Waraqah tetap mati sebagai nasrani.

Muhamad berdakwah mengenai tauhid di mekah.menyampaikan berita bahwa dirinya adalah seorang rasul. namun hanya beberapa orang yg menerima dan percaya padanya.tabari menulis bahwa awalnya penduduk kafir mekah tidak menghindar atau menggangu Muhamad saat ia berdakwah.namun saat Muhamad mencela tuhan-tuhan di kakbah,hal itu membuat marah masyarakat di mekah karena dengan begitu Muhamad mengejek kepercayaan nenek moyang nya sendiri.

Ibnu Hisyam dalam Sirah Nabawiyah menulis.,''seperti yg disampekan kepadaku bahwa Abu Jahal bin Hisyam berjumpa dengan Rasulullah,kemudian ia berkata kepada beliau.

"Hai Muhamad,engkau harus berhenti mencela tuhan-tuhan kami jika tidak maka kami akan mencela tuhan yg engkau sembah.''

Nerdasarkan peristiwa tersebut,maka munculah ayat berikut:

('' dan janganlah kalian memaki sembahan sembahan yg mereka sembah selain allah, karena mereka nanti akan memaki allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan.''(QS 6:108).

Ini bukan ucapan orang orang yg suka menindas.ini adalah sebuah permintaan agar Muhamad berhenti menghina allah dan sekutunya.

Kita dapat membandingkan ini dengan tindakan beberapa orang ketika Muhamad digambarkan di beberapa kartun atau dibandingkan dengan tindakan sebagai orang terhadap penganut Ahmadiyah dan Syiah.

Tapi masyarakat Quraisy bertoleransi atas hinaan terhadap tuhan-tuhan mereka selama belasan tahun. jelas bagi saya bahwa sejarah membuktikan bahwa agama-agama polytheis cenderung lebih toleran dari pada agama monotheis seperti Yahudi, Nasrani dan Islam.

Memang,kekerasan dan kejahatan atas nama agama bukan hanya monopoli Islam, di masa lalu kita mendengar mengenai perang salib,inkuisisi dan sebagainya.namun umat nasrani mengakui bahwa hal itu adalah kesalahan masa lalu mereka, dan Paus sebagai pemimpin agama memohon maaf kepada dunia atas kesalahan tersebut.

Sebaliknya akankah ada ulama yg secara terbuka meminta maaf atas kejahatan yg dilakukan Muhamad dan Khalifah penerusnya,yg membantai jutaan rakyat tak berdosa?

Salah satu contohnya adalah pembantaian 100 juta kaum kafir di india oleh penguasa Islam, yang diperkirakan sebagai pembantaian terbesar dalam sejarah manusia!

(Guruh Sakato)

Kategori: