Ustadz Bangsa itu Bernama Jokowi

Lama2 masih teringat saat beliau menolak pembongkaran pasar tradisional solo utk dijadikan pasar modern, 
gubernur jateng saat itu Bibit Waluyo, 
mengatakan walikota goblok, Jokowi hanya tersenyum,
pada pilkada periode kedua beliau menang 93% kalau tidak salah, 
itulah hasil tertinggi pilkada selama masa reformasi. 

Tidak lama setelah itu beliau menjadi gubernur dki dan 1,5 thn kemudian menjadi presiden RI ke 7.

Banyak orang under estimated atas kemampuannya termasuk Jusuf Kalla sendiri,
dia ndeso,
plonga plongo,
tidak tegas,
anak pki,
anak cina,
kristen,
kayak kodok,
malah dhani bilang kayak anjing dan babi.

Presiden ke 7 dan Presiden ke 5 non militer,
presiden yang jarang bersantai di istana,
presiden yang buat paspampres repot karena tidak diizinkan menghidupkan sirine saat jalan, 
selalu tiba2 berhenti ditengah kumpulan rakyat dipinggir jalan,
presiden yang tidak menggubris fitnah, 
bahkan makian yang begitu keras menghujatnya.

Duduk di istana tidak membuatnya terkesima, 
anak2nya tetap seperti biasa,
jualan martabak dan kakaknya tidak diterima jadi pns, 
istrinya nyaris setiap pagi belanja kepasar belakang istana bogor kalau mereka menginap disana,
pulang ke solo dengan pesawat kelas ekonomi, 
selendang berjuntai dengan rambut digerai,
dia tidak canggung dan tidak merasa tersanjung saat orang berselfie ria dia layani dengan senyum sederhananya, 
sesederhana kehidupan dan hatinya.

Amankah mereka, 
pasti aman dan nyaman karena mereka telah selesai dengan dirinya,
mereka tidak butuh embel2,
Jokowi dgn baju putih tanpa asesories,
bahkan jam tanganpun jarang ada dipergelangan tangannya,
kita yang melihatnya yang tidak nyaman, 
kenapa,
orang sesederhana itu,
bersungguh2 bekerja untuk rakyatnya tanpa mengenal lelah dan waktu,
masih terus dihujat, 
dihambat,
difitnah,
dilecehkan oleh orang2 yang belum move on bahwa Jokowi itu presiden terpilih,
bukan penunggang kuda dengan topi laken dan tongkat komando yang memaksakan dirinya tinggal di istana bak raja.

Bangsa ini telah menerima sebuah hadiah luar biasa dari Allah,
seorang pemimpin yang datang ditengah pesta pora perampok uang dan harta negara tanpa rasa dan risi karena ususnya sudah bukan 12 jari tapi mungkin sudah sepanjang jalan gunung sahari. 

Rencana busuk, 
penekanan dan segala macam cara menjatuhkan sudah begitu sangat direncanakan,
cuma Tuhan yang masih sayang dan menghindarkan kehancuran bagi bangsa yang lahirnya dari perjuangan bukan ngemis minta kemerdekaan.

Hai anak bangsa yang masih gelap mata,
tidak usah kalian terus berusaha untuk mengambil sesuatu yang bukan kalian punya, 
belajarlah pada yang ada,
karena kelak kita akan menjadi sebuah bangsa yang adidaya,
bukan karena takut kepada Amerika, 
bermain mata dengan cina,
atau menunduk nunduk dengan rusia,
kita bisa berdiri dengan kepala tegak dan berkata :

" KAMI BANGSA INDONESIA RAS ASIA. " 

Yang sejajar dengan kalian,
karena kami dipimpin seorang GURU BANGSA yang SEDERHANA BERJIWA PEMBELA UNTUK RAKYATNYA.

KAMI INDONESIA SEBENAR2NYA. 

2017 ~ tahun kebangkitan kebenaran yang sudah lama dipinggirkan.

TERIMA KASIH TUHAN TELAH MEMILIH JOKOWI UNTUK NEGERI KAMI.

Iyyas Subiakto

Kategori: