Veronica Tan Akan Mengajukan Rujuk Sebelum Talak Tiga

PiyunganOnline, Jakarta - Tak ada angin kencang dan hujan badai, tiba-tiba saja kabar Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menggugat istrinya, Veronica Tan mencuat ke permukaan.

Dari potongan foto surat gugatan cerai yang viral sejak Senin pagi, berita ini semakin menjadi perbincangan hangat.

Banyak yang menyayangkan bahkan ikut menyesal saat tahu kabar buruk tersebut.

Sebagian malah tidak percaya pada awalnya, Ahok telah melayangkan surat gugatan cerai di tengah kondisinya yang sedang menjalani hukuman penjara.

Mereka berharap berota itu hanya isapan jempol belaka, meski setelah ditelusuri kebenarannya ada juga.

Tak ada yang menyangka Ahok berani mengambil keputusan demikian.

Pasalnya juga, selama ini hubungan dan kisah cinta keduanya terbilang harmonis.

Vero tampak setia mendampingi Ahok di setiap acara-acara resmi saat Ahok masih menjabat sebagai Gubernur DKI bahkan setelah ia menjalani hukuman.

Meski sempat ada yang menggelontorkan isu dan spekulasi hadirnya orang ketiga yang masuk ke dalam keluarga kecil Ahok, nampaknya selain itu hampir tak ada alasan kuat mengapa Ahok betul-betul melayangkan surat gugatan cerai kepada istrinya tersebut jika melihat beberapa fakta dari Veronica Tan.

Beredar kabar bahwa Veronica mengunjungi Ahok pada awal tahun 2018.

Dikatakan bahwa saat itu Vero menangis saat menemui Ahok.

Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, dapat mengikuti mediasi dalam sidang perceraian dengan istrinya, Veronica Tan, meski masih dalam tahanan Mako Brimob.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Martinus Sitompul.

Namun, Martinus mengungkapkan hal tersebut harus seizin dari pihak pengadilan. "Kalau begitu harus ada perintah dari pengadilan untuk menghadirkan tahanan atau narapidana," ujar Martinus saat dihubungi wartawan, Senin (8/1/2018).

Martinus mengungkapkan, mekanisme agar Ahok dapat mengikuti persidangan nantinya pengadilan akan menyurati pihak rutan untuk memberikan izin kepada mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini menjelaskan bahwa dalam proses mediasi, Ahok akan mendapat kawalan dari petugas kepolisian.

"Kalau tahanan itu ada di Rutan milik Polri, ya nantinya akan ada pengawalan dari polri saat tahanan dibawa ke pengadilan," tambah Martinus.

RUJUK

Apakah bila istri menggugat cerai sudah tidak bisa rujuk lagi kecuali sudah menikah lagi?

Talak itu ada tiga, dalam dua kesempatan yang pertama masih bisa rujuk, tetapi pada talak yang ketiga tidak bisa rujuk kecuali sang istri sudah menikah lagi dan dicerai suaminya. Tetapi jika perempuan yang menggungat talak tentulah karena sudah tidak ada kecocokan, masa’ ya istri yang minta rujuk? Oleh karena itu jika mau mentalak atau menggungat talak dipikir dulu masak masak.

Di tempat terpisah ada kabar kalau Veronica Tan akan meminta DAMAI kalau toh dapat talak, ia berharap bisa RUJUK kembali. Apakah hal itu dimungkinkan?

Karena CERAI hanya dikenal dalam agama Islam, dalam agama Kristen Katholik tidak ada kata cerai, maka Rujuk pun harus dengan tata cara islam.

Tatacara Rujuk adalah berkata kepada Istri yang telah ditalak yang masih dalam masa Iddah dengan ucapan: “Aku telah Rujuk (atau lafadz yang semakna) denganmu” dengan menghadirkan dua saksi, atau berkata kepada dua saksi (tanpa keberadaan istri) dengan ucapan; “Aku telah Rujuk dengan istriku (atau lafadz yang semakna). Semua ini sah dilakukan tanpa disyaratkan adanya wali, Mahar, dan ridha istri. Tahu atau tidaknya istri juga tidak dipertimbangkan dalam Rujuk.

Rujuk harus dilakukan dengan ucapan selama mampu. Artinya, Rujuk dianggap sah jika dilafalkan. Adapun Rujuk dengan perbuatan seperti Jimak (baik dengan niat Rujuk maupun tanpa niat) atau Muqoddimah Jimak seperti mencium, meremas, meraba, memandang dengan syahwat, apalagi sekedar berkhalwat maka semua itu belum cukup untuk menghukumi bahwa Rujuk telah berlaku.

Hanya diperlakukan setelah adanya talak.

Rujuk juga hanya bisa dilakukan di masa Iddah. Jika masa iddah sudah berakhir maka hak Rujuk telah hilang dan istri telah resmi menjadi orang lain. Jadi, jika pihak lelaki ingin menjadikannya lagi menjadi istri, maka hal itu dilakukan dengan akad nikah baru, mahar baru dan wali.

(Dari berbagai sumber)

 

Kategori: