erdogan diktator

Erdogan Bersumpah Operasi Suriah akan Terus Sampai Kiamat

TURKI (PIYUNGANONLINE) - Sejak 24 Agustus lalu, Turki menggelar operasi militer "Perisai Efrat" (Euphrates Shield) di wilayah perbatasan Turki-Suriah yang dimulai dari Jarablus. Operasi yang bekerjasama dengan pejuang Free Syrian Army (FSA/Tentara Pembebasan Suriah) di utara Suriah itu telah memasuki enam hari dan berhasil membuat kocar kacir teroris ISIS dan PYD (milisi Kurdi).

Pasca keberhasilan mengusir ISIS dari kota Jarablus, pasukan Turki dan FSA terus bergerak untuk membebaskan wilayah sekitarnya yang diduduki milisi PYD.

Erdogan Itu Ternyata Penuh Dengan ‘Ilusi Religius’

Letih rasanya berbicara dengan para pemuja bang Tayyep Erdogan yang gelap mata terhadap tulisan-tulisan saya. Berita dan fakta apapun yang anda sampaikan bagaikan angin lalu di telinga mereka (walau diberitakan media-media internasional sekalipun). Sebaliknya saya justru diteriaki “Syiah! Liberal! Kafir laknatulloh! Musuh islam!” karena mencoba membuka fakta sang idola, lalu mereka merasa menang seakan telah mengeluarkan argumen terhebat.

Erdogan Mengamuk, Semakin Tunjukkan Kediktatoran

PIYUNGANONLINE - Presiden Recep Tayyip Erdogan benar-benar menunjukkan kedaktorannya.  Pasca "kudeta gagal", ia memecat dan menangkap setidaknya 45.000 orang.

‘Pembersihan’ terhadap orang-orang yang dianggap tidak loyal kepada Presiden Recep Tayyip Erdogan, Selasa (20/07) kemarin, telah meluas ke para guru, dekan universitas dan media.

Pemerintah Turki menuding orang-orang tersebut terkait dengan ulama Turki yang saat ini tinggal di Amerika, Fethullah Gulen, yang telah membantah sebagai otak di balik kudeta.

Untuk Mengurangi Penduduk Turki, Erdogan Akan Membunuh 7 Ribu Orang

ISTANBUL(PIYUNGANONLINE) - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan tak menghiraukan peringatan Uni Eropa terkait pemberlakuan kembali hukuman mati. Menurutnya, hukuman mati adalah sanksi yang tepat bagi para pelaku upaya kudeta yang menguncang Turki akhir pekan lalu, sekalian bisa mengurangi penduduk Turki.

"Pengkhianatan yang terjadi di sini sangat terang benderang," ujar Erdogan dalam wawancara eksklusif dengan CNN di Istana Presiden, Istanbul, Senin (18/7) malam waktu setempat. 

Kudeta Memang Jadi Langganan Turki Dari Dulu, Karena Arogansi Penguasanya

Kudeta ternyata bukan hal baru bagi Turki. Sebab, sejarah negara yang wilayahnya membentang di Eropa dan Asia itu memang sudah sering dilanda kudeta.

Hingga kini, tercatat sudah enam kali kudeta terjadi di Turki. Kudeta- pertama terjadi pada 1960, sedangkan yang terakhir adalah 2016.

Berikut ini adalah catatan tentang kudeta yang pernah terjadi di Turki:

Wow! Erdogan Pecat 21.000 Guru yang Dianggap Musuh Politik

Ankara (Piyungan Online) - Sebanyak 21.000 ribu guru dan tenaga pendidik di Turki dicabut izinnya. Mereka diduga menjadi pendukung ulama Fethullah Gulen yang merupakan musuh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Dilansir Reuters, Selasa (19/7/2016), pencabutan izin oleh Kementerian Pendidikan Turki ini salah satu upaya untuk 'bersih-bersih' oknum yang dianggap mendukung pemberontakan. Perdana Menteri Binali Yildirim berjanji untuk mengambil tindakan terhadap diduga para pendukung Gulen ini.

Presiden Erdogan Di Kudeta Karena Tolak Turki Menjadi Negara Islam

ANKARA (PIYUNGANONLINE) - Apa sebab Presiden Turki, Zagreb Recep Tayyip Erdogan dikudeta? Konon karena ia menyatakan menolak bila Turki menjadi negara Islam. Hal tersebut disampaikan Erdogan saat berkunjung ke ibukota Kroasia, Zagreb beberapa waktu lalu. Dalam kesempatan tersebut, ketika ditanyai wartawan tentang konstitusi baru akan menekankan Islam karena 99 persen dari populasi Turki adalah Muslim, Erdogan mengatakan jika hak-hak dan kebebasan semua agama dilindungi.

 

Woww....2000 Orang Ditangkap Gara-gara Kritik Erdogan

Ankara (PiyunganOnline) - Presiden Recep Tayyip Erdogan layak dijuluki diktator. Politisi yang dielu-elukan terutama oleh para kader Partai Keadilan Sejahtera ini telah menangkap tak kurang dari 2000 orang pengkritiknya. Jumlah tersebut tercatat sejak Erdogan menjabat pada Agustus 2014 lalu. "Jumlah catatan pelaku yang diadili karena menghina presiden adalah 1.845 orang," sebut Menteri Kehakiman Turki Bekir Bozdag saat ditanya parlemen setempat, seperti dilansir AFP, Kamis (3/3/2016).

Pages