Islam dan teroris

Ternyata Pelaku Bom Samarinda Eks Napi Kasus Bom Buku

SAMARINDA (PIYUNGANONLINE) - Peristiwa ledakan bom molotov di depan gereja Oikumene di Jl Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Lo Janan Ilir, Samarinda, Kaltim, Minggu (13/11), pagi tadi menyebabkan 5 orang jadi korban.

"Pelaku bom gereja yaitu J alias MAK, 32 tahun, alamat Jl. Cipto mangunkusumo Rt. 4 Kel. Sengkotek Kec. Samarinda Seberang. Pelaku pernah menjalani hukuman kasus terorisme sejak tanggal 4 Mei 2011," kata Karo Penmas Polri Brigjen Agus Rianto Minggu (13/11).

Ciri-ciri Islam Sumbu Pendek, Jika Sudah Tahu Jangan Didekati

Dai populer KH Anwar Zahid yang isi pengajian umum dalam acara Khitanan Massal serta Santunan Yatama di Desa Bandungrejo Kecamatan Kalinyamatan Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, berkomentar masalah perubahan politik di Tanah Air.

Menurut dia, golongan Muslim tak perlu ikut serta dalam masalah yang lagi hits di media, intinya di Jakarta. Kiai asal Bojonegoro Jawa Timur itu mengingatkan, negara Indonesia telah dijajah beberapa ratus th. oleh penjajah. Satu diantara penyebabnya yang memuluskan sistem penjajahan itu adalah rakyat Indonesia begitu gampang untuk diadu domba.

53 WNI Binaan ISIS Kembali Ke Indonesia Siap Berjihad

JAKARTA (PIYUNGANONLINE) - Beginilah kalau UU tentang teroris masih lemah, Indonesia bisa menjadi ladang praktek anggota baru ISIS untuk menebarkan teror di negeri ini, kenapa UU Antiteror tidak dimatangkan DPR RI? Apakah mereka memang ada yang mendukung keberadaan ISIS di Indonesia?

Allah Tidak Butuh Pembelaan, Tapi FPI Tetap Membela Allah

Membela Allah adalah gagasan yang sungguh konyol. Allah itu Maha Kuasa. Ia menciptakan alam semesta dengan segenap isinya dari ketiadaan. Creatio Ex Nihilo. Dengan alam semesta yang sampai saat ini batasnya belum diketahui oleh manusia, boleh jadi manusia itu bagaikan unsur atom di hadapan Allah. Lalu siapa atau apa yang dapat mengalahkan Allah? Masuk akalkah kita membela-Nya?

AS bantu mitra Asia Tenggara atasi ISIS

 WASHINGTON (PIYUNGANONLINE) - Amerika Serikat (AS) membantu sekutu Asia Tenggara berbuat lebih banyak untuk mencegah grup ISIS memperkuat pengaruhnya di kawasan itu, kata pejabat senior Pentagon pada Kamis (23/09), demikian dilansir AFP.

ISIS mulai menyebarkan pengaruhnya di beberapa negara di Asia Termasuk termasuk Malaysia, Indonesia, Singapura dan Filipina dan pihak berwenang mengkhawatirkan serangan di dalam negeri dan warga negara yang bepergian untuk bergabung dengan ekstremis di Irak dan Suriah.

Pages