jihad

Remaja Cerdas Melakukan Bom Bunuh diri Jadi Trend Demi Jihad

Teuku Akbar Maulana (17 tahun), seorang remaja brilian yang hafal Al-Qur’an dan mahir berbahasa Arab, mendapat beasiswa dari pemerintah Turki untuk belajar agama di Imam Katip High School di Kayseri (setara dengan Madrasah Aliyah di Indonesia).

Pilkada Itu Bukan Arena Jihad Wahai Umat Muslim

“Beragama saja tidak cukup”

Begitu yang pernah aku dengar dari sebuah diskusi tentang pentingnya ber – Tuhan, tentu saja Tuhan dalam pengertian dzat yang wajib kita yakini keberadaannya sebagai perwujudan dari keimanan,Tuhan yang lintas dimensi, tidak terbatas ruang dan waktu, Sang Maha Pencipta. Bukan Tuhan yang di klaim hanya dimiliki oleh agama tertentu.

Jihad

Oleh Ranny Rachman Moediarta

Taruhlah otak kita semua juga telah dicuci agama masing-masing. Dicuci agar percaya kepada yang mahaesa, agar menumpuk kebajikan, agar mencari surga, agar mengasihi sesama. Apa buahnya? Cinta kan. Bukan bom bunuh diri.

Hanya "detergen" keras yang mengandung konsep jihad yang membuahkan bom bunuh diri. Di mana-mana itu kok yang menginspirasi manusia yang berbeda-beda. Siapapun dalangnya, wayangnya, dan apapun konspirasi besar di baliknya ... ada konsep yang keliru itu!

Tags: 

Pages