terorisme

NU Mendesak Presiden Jokowi Untuk Pembubaran Ormas Radikal

Jakarta, PiyunganOnline - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dimanfaatkan NU untuk legitimasi pembubaran ormas yang dituding radikal. Sebab selama ini tidak ada Presiden yang berani melakukan pembubaran ormas-ormas radikal tersebut yang sering berakibat Islam malah dikambinghitamkan. “Setelah bertemu Presiden Jokowi di Istana, Kiai Said Aqil langsung mengatakan, Presiden segera mengeluarkan Perppu pembubaran ormas radikal. Artinya Presiden Jokowi dimanfaatkan NU untuk legitimasi pembubaran ormas radikal,” kata beberapa pengamat politik yang tertuang di banyak media itu.

NU Mengajak Netizen Melawan Radikalisme

"Bersama NU, Netizen Lawan Radikalisme", mari kita jadikan tahun 2017 sebagai tahun perlawanan orang-orang baik yang tadinya diam, karena media sosial adalah medan pertempuran, dan DIAM SUDAH BUKAN PILIHAN.

NU mengajak Netizen dengan langkah sbb:

1. SHARE, SHARE, SHARE! Klik tombol share sebisa mungkin pada setiap berita positif, tulisan kritis, meme, dll.. pegang prinsip "syarat kezaliman untuk menang adalah orang baik diam". Jadi saat anda ragu menshare, radikalisme telah menang

Radikalisme dan Terorisme Adalah Buah Haram Wahabisme

Radikalisme dan terorisme adalah buah haram Wahabisme menurut para peneliti sejarah bahwa aliran Wahabiyah telah membuktikan bahwa untuk memurnikan tauhid hanyalah sebuah slogan yang dibentuk atas perintah langsung kementerian Urusan Penjajahan Kerajaan Inggris.

Juru Bicara FPI Munarman Ternyata Anggota ISIS?

JAKARTA (PIYUNGANONLINE) - Sedikit demi sedikit akhirnya terkuak juga, FPI ternyata berhubungan dekat dengan ISIS, tentu saja BIN mengetahui hal ini, tinggal tunggu saatnya saja satu persatu kelompok radikal yang suka mengacau kedamaian rakyat Indonesia akan menghadapi aparat hukum yang berlaku.

Erdogan Bersumpah Operasi Suriah akan Terus Sampai Kiamat

TURKI (PIYUNGANONLINE) - Sejak 24 Agustus lalu, Turki menggelar operasi militer "Perisai Efrat" (Euphrates Shield) di wilayah perbatasan Turki-Suriah yang dimulai dari Jarablus. Operasi yang bekerjasama dengan pejuang Free Syrian Army (FSA/Tentara Pembebasan Suriah) di utara Suriah itu telah memasuki enam hari dan berhasil membuat kocar kacir teroris ISIS dan PYD (milisi Kurdi).

Pasca keberhasilan mengusir ISIS dari kota Jarablus, pasukan Turki dan FSA terus bergerak untuk membebaskan wilayah sekitarnya yang diduduki milisi PYD.

Mencari Pesan-pesan Tersembunyi dari Tewasnya Santoso

Ahirnya Santoso alias Abu Wardah tewas diterjang timah panas aparat gabungan TNI-Polri dalam sebuah baku tembak yang mencekam selama setengah jam di daerah pesisir utara Poso, Sulawesi Tengah. Santoso yang tidak ada sangkut pautnya dengan bus malam PO. Santoso itu tewas bersama anak buahnya yang bernama Muchtar. Walaupun ditaksir masih ada 19 orang lagi anak buah Santoso yang masih bersembunyi di dalam hutan, namun berita tewasnya Santoso ini sedikit memberikan kelegaan bagi masyarakat.

 

Sex dan Terorisme

Oleh Sunardian Wirodono Bagaimana bisa Santoso akhirnya ditembak mati di Poso? Konon, semua itu gegara perempuan. Seks dan terorisme memang sebuah masalah. Setidaknya, masalah seks para teroris ini. Para teroris tentu tidak berada dalam situasi dan hidup normal. Membutuhkan penyikapan tertentu dalam hidup keseharian mereka. Lebih-lebih soal seks. Bahkan bagi yang ketangkap dan dibui, pun soal seks bisa jadi masalah serius. Adik Abu Bakar Ba’asyir belum lama lalu ngamuk di LP, karena tidak mendapat jatah kamar intim (kamar untuk napi melepaskan hasrat seksual dengan pasangannya).

Tags: 

10 Nama ABK WNI Yang Dibebaskan Abu Sayyaf Tanpa Syarat

JAKARTA (PIYUNGANONLINE) - Merampok, menyandera, membunuh dan semua cara lainnya dihalalkan oleh Abu Sayyaf dan kelompok teroris lainnya, karena ajaran mereka apakah begitu? Tujuannya cuma satu, mencari dana untuk melakukan kegiatan teror. Yang bikin heran, masih banyak orang yang marah kalau ada teroris yang dihabisi Densus 88, aneh bukan?!

Polandia Gandeng Indonesia Tangani Terorisme

WARSAWA (PIYUNGANONLINE) -  Indonesia dianggap  Polandia cukup berhasil dalam mengendalikan terorisme.   Maka negara itu memandang  Indonesia bisa menjadi partner menghadapi ancama global terorisme.  Demikian terungkap dalam pertemuan antara delegasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dengan pemerintah Polandia pada Selasa (26/4/2016) tentang penanggulangan terorisme.

Arab Saudi dan Ekspor Wahabisme

PIYUNGANONLINE - Peran Arab Saudi punya peran besar terhadap maraknya intoleransi, semangat kebencian dan ekstremisme berbasis agama di berbagai belahan dunia termasuk Indonesia. Demikian disampaikan Senator Amerika Serikat Chris Murphy, ketika menyoroti persoalan ekstremisme di Pakistan. “Ada sekitar 24,000 madrasah di Pakistan, dan ribuan diantaranya dibiayai dengan dana yang berasal dari Arab Saudi. Mereka mengajarkan model keislaman yang sarat sentimen anti-Syiah dan anti-Barat.

Pages